Keluarnya ASI dari Ketiak, Ini Penjelasan Dokter
Fenomena langka tentang keluarnya ASI dari ketiak tengah viral di media sosial, menarik perhatian banyak orang. Banyak yang penasaran dan sekaligus khawatir situs judi bola terpercaya apakah kondisi ini normal atau berisiko bagi kesehatan. Dokter pun angkat bicara, menjelaskan fakta medis di balik fenomena unik ini.
Apa Itu ASI Ketiak?
Secara medis, kondisi keluarnya ASI dari ketiak disebut supernumerary mammary gland atau kelenjar payudara tambahan. Kondisi ini terjadi ketika jaringan payudara berkembang di area selain payudara utama, seperti ketiak. Meskipun terdengar aneh, kondisi ini tidak sepenuhnya langka. Penelitian menunjukkan bahwa situs gacor sekitar 2 hingga 6 persen wanita memiliki jaringan payudara tambahan, meski tidak semuanya aktif memproduksi ASI.
Dr. Maria Cahya, dokter spesialis kebidanan, menjelaskan, “Jaringan payudara tambahan biasanya tidak berfungsi. Namun, saat seorang wanita hamil atau menyusui, hormon prolaktin dapat merangsang jaringan ini untuk memproduksi ASI.” Inilah alasan mengapa beberapa ibu hamil atau menyusui bisa mengalami keluarnya ASI dari area ketiak.
Gejala dan Tanda yang Perlu Diperhatikan
Selain keluarnya ASI dari ketiak, tanda lain yang bisa muncul antara lain:
-
Pembengkakan di ketiak, terutama saat menyusui
-
Sensasi nyeri atau tidak nyaman di area tersebut
-
Perubahan warna kulit di sekitar ketiak seperti lebih gelap
Meskipun fenomena ini umumnya tidak membahayakan, dokter menekankan pentingnya memeriksakan diri jika terjadi benjolan keras, nyeri yang intens, atau perubahan bentuk yang signifikan. Hal ini untuk memastikan kondisi bukan tanda tumor atau infeksi.
Faktor Penyebab Terjadinya ASI di Ketiak
Beberapa faktor bisa meningkatkan kemungkinan ASI keluar dari ketiak, antara lain:
-
Genetik: Faktor keturunan berperan dalam pembentukan jaringan payudara tambahan.
-
Hormon: Perubahan hormon saat kehamilan atau menyusui dapat merangsang kelenjar payudara tambahan untuk memproduksi ASI.
-
Stimulasi: Sentuhan atau rangsangan di area ketiak bisa memicu keluarnya ASI meski jumlahnya sedikit.
Dokter menekankan bahwa meski tidak normal, kondisi ini banyak terjadi dan tidak selalu berbahaya. Namun, pemantauan rutin tetap dianjurkan untuk memastikan kesehatan jaringan payudara tambahan.
Penanganan dan Perawatan
Untuk ibu menyusui yang mengalami ASI di ketiak, beberapa langkah bisa dilakukan:
-
Gunakan kain atau bantalan khusus untuk menyerap ASI agar tetap bersih dan nyaman.
-
Konsultasikan dengan dokter laktasi jika produksi ASI berlebihan atau menimbulkan iritasi kulit.
-
Dalam kasus tertentu, operasi pengangkatan jaringan payudara tambahan bisa dipertimbangkan jika menimbulkan rasa tidak nyaman atau masalah estetika.
Selain itu, penting untuk tetap menjaga kebersihan area ketiak dan memperhatikan tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, panas, atau nanah.
Kesimpulan
Meskipun terdengar mengejutkan, keluarnya ASI dari ketiak adalah fenomena yang bisa terjadi karena adanya jaringan payudara tambahan. Kondisi ini tidak normal, namun tidak jarang terjadi, terutama pada ibu hamil dan menyusui. Pemahaman medis yang tepat penting agar masyarakat tidak panik ketika menghadapi fenomena ini. Konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan untuk memastikan kondisi aman dan menghindari risiko komplikasi.
